Apa Survei Hidrografi?

Hidrografi( ataupun geodesi kelautan bagi pemikiran awam) merupakan ilmu tentang pemetaan laut serta pesisir. Hidrografi bagi International Hydrographic Organization( IHO) merupakan ilmu tentang pengukuran serta penggambaran parameter- parameter yang dibutuhkan buat menarangkan sifat- sifat serta konfigurasi dasar laut secara pas, ikatan geografisnya dengan daratan, dan karakteristik- karakteristik serta dinamika- dinamika lautan. Secara etimologi, Hidrografi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata“ hidro” yang berarti air serta“ grafi” yang berarti menulis, hidrografi maksudnya cerminan permukaan bumi yang digenangi air.

Survey hidrografi

Bagi Sekelompok Pakar dari PBB tahun 1979

Hidrografi merupakan sesuatu ilmu yang melaksanakan pengukuran, menguraikan, dan

meningkatkan tentang: Konsultan Hidrografi

1. Sifat- sifat serta Konfigurasi dasar laut yang dihasilkan oleh aktivitas survey bathimetrik, geologi serta geofisika.

2. Ikatan geografis( antara laut, perairan) dengan daratan terdekat yang dihasilkan dengan aktivitas positioning _ Garis tepi laut.

3. Watak serta dinamika air laut, yang dihasilkan melalui pengukuran/ pengamatan pasang surut, arus laut, gelombang serta watak raga air laut.

Definisi Ilmu Hidrografi Lama( tradisional), tahun 1960:

Cuma terbatas pada penafsiran survey serta pemetaan batimetrik, diiringi penentuan

posisi yang berkaitan dengan pemetaan batimetri itu sendiri.

Dari Definisi Tersebut, Pakar Hidrografi, Pakar Oceanografi, Pakar Geofisika, Pakar Geologi mengelompokkan aktivitas hidrografi kedalam 3 aktivitas, ialah:

1. Tepi laut( coastal)

Pengembangan Pelabuhan, permasalahan erosi tepi laut, pemakaian jasa pelabuhan,

pemeliharaan keamanan lalulintas pelayaran tepi laut( coastal waters)

2. Lepas Tepi laut( offshore)

Pengadaan informasi serta data hidrografis sbg. Kelanjutan dari zone tepi laut( coastalzone) s/ d kedalaman 200m, pertambangan sumber energi alam mineral tercantum hidrokarbon( crude oil) serta pengadaan informasi serta data utk. Manajemen perikanan

3. Lautan Leluasa( oceanic)

Pengadaan informasi serta data di wilayah lautan leluasa( oceanic) mencakup

pengadaan informasi serta data di wilayah lautan dalam buat menggambarkan geomorfologi dasar laut.

survey batimetri

Survei batimetrik dimaksudkan buat memperoleh informasi kedalaman serta konfigurasi/ topografi dasar laut, tercantum posisi serta luasan obyek- obyek yang bisa jadi membahayakan.

Baca Juga : Metode Membuat Format Tulisan Unik di WhatsApp

Survei Batimetri dilaksanakan mencakup sejauh koridor survey dengan lebar bermacam- macam. Lajur utama wajib dijalankan dengan interval 100 m serta lajur silang( cross line) dengan interval 1. 000 m. Setelah itu sehabis rencana jalan kabel diresmikan, koridor baru hendak diresmikan selebar 1. 000 m. Lajur utama dijalankan dengan interval 50 m serta lajur silang( cross line) dengan interval 500 m. Perlengkapan echosounder digunakan buat memperoleh informasi kedalaman optimum mencakup segala kedalaman dalam zona survei. Supaya tujuan ini tercapai, perlengkapan echosounder dioperasikan cocok dengan spesifikasi pabrik. Prosedur standar kalibrasi dilaksanakan dengan melaksanakan barcheck ataupun koreksi Sound Velocity Profile( SVP) buat memastikan transmisi serta kecepatan rambat gelombang suara dalam air laut, serta pula buat memastikan index error correction.

Kalibrasi dilaksanakan minimun saat sebelum serta sehabis dilaksanakan survei pada hari yang sama. Kalibrasi pula senantiasa dilaksanakan sehabis terdapatnya revisi apabila terjalin kehancuran perlengkapan sepanjang periode survei. Pekerjaan survei Batimetri tidak boleh dilaksanakan pada kondisi ombak dengan ketinggian lebih dari 1, 5m apabila tanpa heave compensator, ataupun sampai 2, 5m apabila memakai heave compensator.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *